Selamat jalan Chiko…akhirnya sakit yg kau perjuangkan selama ini, Tuhan sudah lepaskan…
Walaupun cece mungkin hanya sedikit mengisi relung di hati dan kehidupan Chiko, tp cece sayang Chiko…sedih membayangkan sakit Chiko…dan menangis mengingat wajah Chiko yg tak akan cece temui ketika cece pulang ke rumah Kerinci…
Mungkinkah kami temui lagi pomeranian lain yg secerdas dan selucu Chiko? Walaupun mungkin ada, tapi rasa sedih kehilangan akan selalu membayangi dan melingkupi hati papa,mama,koko,dede,cece dah aa’…karena Chiko tak akan tergantikan sampai kapanpun…
Semoga Chiko senang bermain disana ya…jangan sedih,karena kami akan selalu sayang dan merindukan Chiko…dan disana pasti ada kerupuk yang Chiko suka…serta telor setengah matang di setiap pagi hari Chiko,seperti yang biasa papa kasih buat Chiko…teruslah bermain di dalam keranjang sepuas Chiko dan di sana Chiko pasti punya tempat makanan baru yang Chiko suka…
cece sayang Chiko…Selamat Jalan Chiko…



2 comments
Comments feed for this article
Agustus 1, 2009 pada 1:51 pm
Christopher -Ito- (K)
hai.. kenapa kau kupilih untuk ku tinggalkan psan???
tiap butir tulisan yang ada di posting ini…
aku meninggalkan tak hanya sekedar pesan…
namun air mata senantiasa membelah pipi ini…
mungkin tak kenal kau denganku…
tapi haru yang kau titipkan itu, mengalir… hingga palungan jiwa…
aku menitih pesan ini… menangis, merasakan kesedihan yang kau siratkan di postingan ini.
jarum-jarum kesedihanmu… tulus cintamu pada chiko, kian kurasa dalam. hingga sempat berlabuh di tluk hati.
Aku menangis. karna aku mengerti…
bahwa Cinta biersifat abadi adanya.
“Aku, kini tak kan hilang, Menimba setiap keemasan kilap tangismu, Di tiap keagungan doaku, Ku sebut namamu, Kini dan selamanya, Takkan usai tuaianku” -Penuaisenja-
Agustus 1, 2009 pada 2:23 pm
namakudefi
thx Ito u/mampir dan meninggalkan comment…
peristiwa yang memang masih dah terus meninggalkan duka bila sedang terkenang…=(